Jumat, 08 April 2011

Pengurus Pusat Jakmania Adakan Pertemuan Dengan Media

JakOnline-Menyikapi akan adanya pemberitaan yang dianggap tidak proporsional terhadap The Jakmania di beberapa media lokal dan nasional menyangkut kejadian di 2 pertandingan kandang Persija pada tanggal 31 Maret 2011 dan 6 April 2011 kemarin, maka Pengurus Pusat The Jakmania pada Jumat Sore tadi, 8/4 telah mengadakan pertemuan dengan pihak media di sekretariat The Jakmania yang turut pula dihadiri oleh Jak Online di stadion Lebak Bulus Jakarta Selatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum The Jakmania Lariko Ranggamone yang juga turut dihadiri oleh pengurus harian The Jakmania mengeluarkan statement sebagai berikut :

Pihak Jakmania meminta maaf kepada warga Jakarta dan pihak yang dirugikan atas kerusuhan kemarin, dan Jakmania akan menindak anggotanya yang melakukan aksi pengerusakan kemarin dan Jakmania tidak akan mentoleril orang-orang yang melakukan tindakan hukum, serta membawa senjata tajam dll



4 orang yang melakukan pengerusakan dan 8 orang yang kedapatan membawa senjata tajam ternyata tidak memiliki KTA The Jakmania setelah diperiksa di pos polisi dengan kisaran umur paling tua adalah 19 tahun dan sudah ditahan di kantor Polres Jakarta Pusat. Mengenai kerusakan yang ditimbulkan terhadap pos Polisi, hal ini sudah dibicarakan kepada pihak pengelola GBK dan akan diselesaikan bersama-sama dengan pihak pengelola GBK dan Panpel Persija.

Kejadian kemarin tidak ada hubungannya dengan hasil pertandingan Persija, mengingat The Jakmania sudah 2 kali mendapatkan gelar the best supporter, sehingga ditekankan sekali lagi bahwa kejadian kemarin bukan karena meresponds hasil pertandingan Persija seperti yang marak diberitakan oleh media.
The Jakmania juga akan meningkatkan keamanan, baik dari korlap maupun dari pihak kepolisian, Polres Poldan maupun Polsek setempat pada saat Persija menggelar pertandingannya, dan semoga kejadian kemarin tidak mengurangi citra Jakmania dimata warga kota Jakarta.
Himbauan untuk anggota Jakmania juga disampaikan agar tidak perlu hadir ke stadion jika tidak memiliki tiket & tidak dikoordinir oleh Korwil masing-masing.


"Jakmania sudah pasti oren, namun oren belum tentu Jakmania - demikian ungkap Lariko.

Sedangkan Solusi yang disampaikan pada kesempatan ini, The Jakmania meminta pihak terkait untuk mengontrol setiap penonton yang hadir ke stadion apakah mempunyai tiket atau tidak demikian pula dengan kepemilikan KTA yang bersangkutan
sumber : Jakmania.org

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Lainnya