Senin, 18 April 2011

Bianconeri tertahan di Firenze

Bianconeri tertahan di Firenze
Juve harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Fiorentina di Artemio Franchi. Laga yang penuh dengan serangan dari kedua tim di bawah cuaca sore hari yang cukup panas ini, menunjukkan bahwa kedua tim saling menekan untuk memperoleh kemenangan, namun pada akhirnya gagal mencapai target.
Eropa menjadi isu utama bagi kedua tim di Artemio Franchi sore tadi. Bianconeri berusaha meningkatkan performa impresif mereka akhir-akhir ini, yang berakhir dengan tiga kemenangan beruntun kontra Brescia, Roma dan Genoa – menjadikan mereka berada enam poin di bawah zona Liga Champions. Sedangkan Viola, berusaha untuk segera memulai kembali musim mereka dan mempertahankan harapan di Liga Eropa.
Luigi Del Neri hanya membuat dua perubahan dari tim yang secara dramatis berhasil mengalahkan Genoa pekan lalu. Buffon yang pulih dari cedera kembali menempati posisi di bawah mistar gawang yang kemarin diisi oleh Storari. Serta Grosso, yang pekan lalu absen karena hukuman akumulasi kartu kembali menempati posisinya di bek kiri. Del Piero kembali dari cedera dan berada di bangku cadangan. Cederanya Santana memaksa pelatih Fiorentina Mihajlovic untuk melakukan perubahan, dimana mantan striker Juventus, Mutu, berduet dengan Gilardino di barisan depan.
Adalah La Viola yang memulai serangan dari kedua tim, terutama Mutu yang berkali-kali memberikan ancaman pada mantan klubnya. Felipe Melo tampak sangat sibuk dan penuh dengan semangat juang di pembukaan babak pertama, terutama saat menghadang beberapa usaha membahayakan dari Cerci di menit ke sembilan. Empat menit kemudian, tim tuan rumah memiliki kesempatan yang sangat baik untuk memecah kebuntuan. Cerci menusuk di sudut area, menembakkan tendangan yang kuat melalui kaki kirinya, namun melebar dari tiang gawang Bufon dan berakhir dengan tendangan sudut.
Saat Juventus mencari jalan untuk menemukan ritme permainan, mereka terus terlihat tertekan melalui serangan-serangan dari Viola. Di depan, Matri bekerja keras untuk menemukan cara dan nyaris mencetak gol dari sudut yang cukup sulit. Usai menerima bola dari sisi kanan area penalti, striker tersebut melakukan tendangan setengah voli yang hanya bisa melebar di atas mistar gawang. Terdapat banyak peluang yang terbuang sia-sia di babak pertama, dan kedua tim masih belum mampu memecah kebuntuan. Babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol.
Juventus nyaris membuka keunggulan di menit pertama babak ke dua. Tendangan sudut yang dilakukan oleh Pepe dengan baik menuju kepada Bonucci, namn sundulan dari bek tersebut mengarah langsung ke sisi Boruc. Dua menit kemudian, giliran tim tuan rumah yang mulai memberikan ancaman. Cerci berhasil merebut bola dan melalui sisi kanan memberikan umpan kepada Gilardino, yang sundulannya hanya bisa melebar tipis di sisi gawang Buffon.

Tidak satupun dari kedua tim yang menguasai periode penguasaan bola. Dan Luigi Del Neri pun mencoba untuk melakukan penyegaran, dengan memasukkan Sorensen dan Del Piero untuk menggantikan Motta dan Krasic. Pengaruh Del Piero hampir saja langsung memberikan hasil. Beberapa menit setelah masuk, Ia menerima bola di area penalti, namun tendangannya berhasil dihalau oleh Boruc.
Masuknya sang kapten memberikan efek yang positif dalam permainan Bianconeri. Melo terus menekan, Pepe bekerja dengan keras di sisi sayap, Aquilani menunjukkan umpan-umpan yang baik. Juventus juga memperlihatkan barisan pertahanan yang cukup solid. Barzagli dan Bonucci menunjukkan duet yang sangat kuat dan waspada terhadap pergerakan dari Mutu dan Gilardino, serta membuat beberapa langkah bertahan yang sangat vital.
Del Neri melakukan pergantian terakhirnya pada menit ke 26 babak ke dua, menggantikan Matri dengan mantan pahlawan Fiorentina, Luca Toni. Striker tersebut juga memiliki peluang pada 10 menit menjelang laga berakhir, namun gagal memanfaatkan dengan baik umpan silang dari Pepe di area penalti. Dua menit kemudian tendangan kaki kiri dari Marchisio nyaris memecah kebuntuan, namun tendangannya berhasil dihalau menuju sudut lapangan.
Saat kedua tim sama-sama saling menyerang, barisan pertahanan dari kedua tim pun berhasil meredam serangan-serangan yang muncul, dan akhirnya laga pun harus berakhir tanpa ada tim yang menang dan bertahan imbang tanpa gol. Laga berakhir tanpa kebobolan, dan Bianconeri pun memperpanjang rekor belum terkalahkannya menjadi lima laga.

Serie A 2010/11 – Pekan 33
Firenze, Stadion Artemio Franchi
Minggu, 17 April 2011

FIORENTINA-JUVENTUS: 0-0

FIORENTINA: Boruc, De Silvestri, Gamberini, Kroldrup, Pasqual, Behrami (74’ Donadel), Montolivo, Vargas, Cerci (68’ Ljajic); Mutu, Gilardino. Cadangan tidak dimainkan : Frey, Camporese, Comotto, D'Agostino, Babacar. Pelatih : Mihajlovic.

JUVENTUS: Buffon, Motta (57’ Sorensen), Bonucci, Barzagli, Grosso, Melo, Aquilani, Krasic (59’ Del Piero), Marchisio, Pepe, Matri (71’ Toni). Cadangan tidak dimainkan : Storari, Traore, Salihamidzic, Martinez. Pelatih : Del Neri.

WASIT : Orsato dari Schio

KARTU KUNING : 71’ Sorensen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Lainnya