Senin, 11 April 2011

Persija Tergelincir di Kanjuruhan

Arema Indonesia berhasil melakukan revans atas Persija Jakarta sekaligus merebut posisi ke-3 pada klasemen sementara ISL 2010/2011 dengan poin 34 yang sama dengan poin yang dimiliki oleh Persija Jakarta namun karena unggul dalam selisih gol maka team Arema Indonesia berhak di posisi ke-3 sementara ini dalam partai lanjutan ISL 2010/2011 pada hari Minggu, 10/4, tampil dengan didukung rubuan Aremania yang memadati tribun stadion Kanjuruhan di Kepanjen, Arema langsung menggebrak pertahanan Persija Jakarta sehingga di menit-menit awal pertandingan sehingga Arema Indonesia berhasil mendapat hadiah pinalti dari wasit dan berhasil dimanfaatkan dengan baik melalui gol yang diciptakan Roman Chmelo pada menit ke-4, unggul 1-0 Arema semakin bernafsu terus menekan pertahana Persija, kondisi lapangan yang licin dan becek akibat diguyur hujan deras berhasil dimanfaatkan Arema melalui tembakan keras Sunarto di menit ke-17 yang sempat mengenai kaki pemain Arema lainnya dan gagal diantisipasi oleh kipper Jendry Pitoy akibat arah bola yang melenceng sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk Arema hingga babak pertama usai.
Parade Suar Di Tribun Jakmania
Kanjuruhan Membara
Pada babak kedua, Persija tampil lebih agresive untuk mengejar defisit gol yang juga didukung penuh oleh hampir seribuan Jakmania yang turut hadir di stadion Kanjuruhan dengan terus tanpa hentinya memberikan semngat kepada para pemain baik melalui nyanyian pembangkit semangat maupun melalui parade suar yang tersaji di tribun Jakmania di stadion Kanjuruhan untuk membangkitkan motivasi para pemain untuk mengejar ketertinggalannya sehingga praktis Arema hanya mengandalkan serangan balik setelah Sunarto dihukum dengan kartu merah setelah menerima 2 kartu kuning akibat pelanggaran kerasnya, Persija terus mengurung pertahanan Arema, namun kondisi lapangan yang juga cukup licin dan becek memang sedikit menyulitkan aliran-aliran bola sehingga beberapa kali aliran bola sempat bergerak agak lambat tertahan oleh kondisi rumput yang basah, Persija akhirnya hanya dapat membalas satu gol melalui heading Bambang Pamungkas di menit ke-86 hasil umpan silang dari Greg Nwokolo dan skor 2-1 ini bertahan hingga peluit panjang berbunyi, hasil ini tentu saja agak mengecewakan mengingat di 4 partai terakhir Persija diakhir dengan kekalahan dan imbang dan berharap di partai-partai selanjutnya Persija dapat bangkit kembali meraih poin-poin penuh,

sumber ; Jakmania.org

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Lainnya