Senin, 23 Mei 2011

Tangis di Riazor: Super Depor Yang Tak Lagi Super



Satu dekade lalu, Deportivo La Coruna dengan julukan “Super Depor”nya mendobrak dominasi Barcelona, Real Madrid, dan Valencia, baik di liga domestik maupun Liga Champions.

Namun pekan terakhir Liga Primera 2010/11, Minggu (22/5 menjadi hari kelabu bagi Super Depor.

Sisa-sisa kejayaan dan julukan “Super” The Galicians tak berbekas ketika Juan Carlos Valeron dkk kalah 0-2 di kandang sendiri dari Valencia dan terdegradasi ke Segunda Division.

Berakhir sudah perjalanan 20 tahun Super Depor di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Meninggalkan kenangan pemain-pemain seperti Roy Makaay hingga Diego Tristan. Deportivo mengakhiri kompetisi di peringkat 18 dengan 43 poin, menjadi tim degradasi ketiga setelah Almeria dan Hercules.

Bangkit dan lekas balik ke Liga Primera, Super Depor!


Tragis: Bek Deportivo asal Argentina, Diego Colotto, meratapi nasib timnya yang turun kasta dari Liga Primera


Dan tangis pun pecah di tribun Riazor


Gelandang Juan Rodriguez tak bisa menutupi kesedihannya di atas lapangan


Striker Riki dihibur oleh staf pelatih Deportivo


Gelandang senior Deportivo Juan Carlos Valeron dihibur oleh pelatih Miguel Angel Lotina


sumber : http://catatanbola.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Lainnya