Selasa, 03 Mei 2011

Gol di menit akhir menangkan Bianconeri

Sebuah performa defensif dan penyelesaian yang tajam menjadi menu utama dari kesuksesan malam tadi, dan menjadikan Juventus dua kali mengalahkan Lazio musim ini serta menjaga ambisi mereka di ajang Eropa tetap hidup. Determinasi dan daya juang terlihat dari beberapa kali usaha menyerang, dan ditentukan oleh Pepe di menit-menit akhir laga.

Luigi Del Neri melakukan dua pergantian dari saat melawan Catania. Pepe menggantikan Marchisio di sayap kiri, yang harus absen karena menderita bengkak di kakinya usai laga melawan Catania Minggu lalu. Chiellini kembali bermain setelah harus absen selama satu bulan, dan Bonucci harus berada di bangku cadangan. Pelatih Lazio Edy Reja dipaksa untuk melakukan perubahan taktik setelah Mauri terkena sanksi larangan berlaga, namun memperoleh kembali Matuzalem yang absen pada saat kalah 2-1 melawan Inter pekan lalu.

Adalah tim tuan rumah yang terlebih dahulu memberikan ancaman secara tentatif di periode awal laga, dan kedua tim belum dapat menikmati penguasaan bola yang konsisten. Zarate memberikan asa bagi Lazio pada menit ke delapan saat tendangan kerasnya ternyata hanya membentur mistar gawang Buffon. Lima menit kemdian Lazio kembali memberikan ancaman, Ledesma mengolah bola dan dengan kaki kirinya melakukan tendangan jarak jauh yang hanya bisa melebar.

Peluang terbaik Lazio untuk mencetak gol pembuka datang pada menit ke 27, saat Brocchi tidak terkawal di depan gawang, namun sundulannya masih meleset dari gawang Buffon. Juventus menolak untuk menyerah dan memilih untuk bertahan dengan keras, sementara tim tamu terus menikmati peluang-peluang mereka untuk memecah kebuntuan. Lichsteiner menyebabkan beberapa masalah bagi pertahanan Juventus dengan energi yang seolah tak terbatas dan terus menyerang melalui sisi kanan, namun kombinasi dari Barzagli dan Chiellini dapat meredamnya.

Buffon juga tampil dengan gemilang malam tadi, dengan menahan tendangan Floccari dari jarak dekat pada menit ke 34. Tidak lama sesudahnya, giliran Bianconeri yang membuka peluang untuk mencetak gol pembuka. Barisan pertahanan Lazio gagal mengawal Del Piero yang kemudian mengumpankan bola ke dalam area penalti dan Matri melakukan tendangan jarak dekat namun masih dapat diselamatkan oleh Muslera. Felipe Melo juga menciptakan peluang empat menit sebelum laga babak pertama usai, namun tendangan keras dari jarak jauhnya yang memanfaatkan bola muntah dari tendangan Del Piero hanya dapat melintasi mistar gawang.

Bianconeri bermain lebih baik di awal babak ke dua, dengan Matri hampir saja mencetak gol pada menit ke dua, saat memanfaatkan umpan silang dari Grosso namun masih dapat diselamatkan oleh Muslera. Felipe Melo kembali memberikan serangan dari lapangan tengah, namun tendangan kaki kirinya memanfaatkan umpan dari Del Piero masih dapat ditangkap oleh Muslera.

Saat laga mulai berjalan seimbang, dengan kedua tim saling menyerang untuk mencetak gol kemenangan, Buffon kembali memperoleh ancaman pada menit ke 69 saat harus menyelamatkan gawangnya dari tendangan kaki kanan Hernanes dan menghasilkan tendangan sudut.

Momen perubahan laga pun tiba di sepluh menit menjelang laga usai. Ledesma terpaksa menghentikan Felipe Melo dengan takling keras saat gelandang asal Brazil tersebut berlari kencang untuk menyerang. Mazzoleni pun tanpa ragu memberikan kartu kuning ke dua bagi gelandang bertahan Lazio tersebut dan tim tuan rumah pun harus bermain dengan sepuluh orang.

Juventus pun mulai menikmati keunggulan jumlah pemain mereka, dan Salihamidzic masuk bersama Toni menggantikan Motta dan Matri, untuk mencari lebih banyak peluang berbahaya dari sisi kanan. Salihamidzic pun sempat memberikan ancaman melalui umpan-umpan dengan kaki kanannya ke dalam area.

Tiga menit menjelang waktu normal berakhir, sebuah umpan yang baik datang dari sisi kanan dan Pepe dengan baik memberikan tendangan yang tidak terlalu keras namun berhasil melewati Muslera, menjadikan Bianconeri unggul 0-1. Bianconeri mulai bertahan, disamping tetap terus menekan dan sempat mengalami banyak serangan di menit-menit akhir. Perayaan kegembiraan pun tidak dapat dihentikan saat peluit akhir dibunyikan.

Chievo akan bertandang ke Turin pekan depan, dan akan menghadapi Juventus yang sedang kembali bangkit demi asa di kompetisi Eropa.

Serie A 2010/11 – Pekan 35
Stadion Olimpico, Roma
Senin, 2 Mei 2011
LAZIO-JUVENTUS : 0-1
GOL : 87’ Pepe

LAZIO : Muslera, Lichsteiner, Biava (77’ Scaloni), Garrido, Dias, Hernanes, Matuzalem, Ledesma, Brocchi (88’ Kozac), Floccari, Zarate (84’ Bresciano). Cadangan tidak dimainkan : Berni, Gonzales, Rocchi, Del Nero. Pelatih : Reja.

JUVENTUS : Buffon, Motta (70’ Salihamidzic), Chiellini, Barzagli, Grosso, Aquilani, Melo, Krasic, Pepe, Del Piero (90+2’ Bonucci), Matri (70’ Toni). Cadangan tidak dimainkan : Manninger, Traore, Sorensen, Giandonato. Pelatih : Del Neri.

WASIT : Mazzoleni asal Bergamo
KARTU KUNING : 23’Grosso, 38’Ledesma, 68’ Pepe, 72’ Salihamidzic, 80’ Ledesma
KARTU MERAH : 80’ Ledesma
berikut video :





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Lainnya