Sabtu, 26 Februari 2011

DKI Hentikan Anggaran untuk Persija Tahun 2012


Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menghapus anggaran untuk Persija dan Persitara pada 2012 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Penghapusan anggaran ini sesuai kebijakan Mendagri yang menginstruksikan daerah untuk menghentikan bantuan anggaran dari APBD kepada klub sepak bola daerah. Untuk selanjutnya, Pemprov DKI akan mempelajari operasionalisasi klub sepak bola yang ada di bawah naungan mereka. Nantinya, anggaran klub sepak bola dikelola oleh lembaga masing-masing.

Dengan begitu, klub yang ada bisa tetap hidup tanpa tergantung dari bantuan hibah APBD DKI. Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengatakan, Pemprov DKI harus mengikuti kebijakan yang sudah digariskan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Aturan baru tersebut dikeluarkan pada Januari 2011 tentang penghentian dana APBD untuk klub sepak bola pada 2012.

’’Kami harus patuh terhadap aturan baru tersebut. Tapi, kami tidak bisa membiarkan mereka berjalan tanpa solusi. Karena itu, kami akan carikan solusinya agar klub ini tetap hidup dan berkembang dalam meraih prestasi,” ungkap Prijanto, kemarin.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Sukri Bei mengatakan, BPKD bersama Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta saat ini tengah mempelajari berbagai kemungkinan menyangkut kehidupan klub sepak bola di DKI Jakarta.

’’Salah satu solusi, kami akan buat sebuah lembaga yang akan mengelola operasional Persija dan Persitara,’’ tutur Sukrie. Untuk 2011, Persija dan Persitara masih mendapatkan bantuan hibah dari APBD DKI 2011. Namun, anggaran yang dikeluarkan tidak sebesar tahun sebelumnya. Jika Persija mendapatkan anggaran sebesar Rp36 miliar pada 2010, pada 2011,

Persija hanya mendapatkan anggaran hibah sebesar Rp20 miliar. ’’Sementara Persitara tahun ini hanya mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp1 miliar. Jumlahnya lebih kecil dari tahun ini,” ujar Sukrie. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Fadjar Panjaitan menyatakan, pihaknya tidak langsung menghentikan hibah tersebut, tapi disosialisasikan terlebih dahulu.

Untuk itu, pada 2011 ini, Persija dan Persitara masih mendapatkan anggaran hibah dari APBD DKI Jakarta, meski jumlahnya tidak sebesar tahun sebelumnya. ’’Bantuan itu berbentuknya hibah yang diserahkan melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Namun, saat ini kami masih mencari solusi agar klub olah raga itu tidak terbelit masalah keuangan, terlebih pada 2012 nanti


sumber :bolaindo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Lainnya