Jumat, 25 November 2011

BP: Kalau Persija Dimerger, Saya Pertama Menolak


Kondisi Persija Jakarta musim ini penuh dengan gonjang-ganjing. Bahkan sempat ada wacana yang mengatakan lebih baik Persija Jakarta versi Ferry Paulus digabungkan dengan Persija versi IPL.

Masalah dualisme yang menyelimuti Persija musim ini berbuntut pada munculnya dua buah tim dalam kompetisi yang berbeda. Setelah PSSI menyatakan Persija versi Hadi Basalamah adalah yang berhak tampil di Indonesian Premier League, Persija versi Ferry Paulus pun tetap pada patron Indonesia Super League.

Munculnya dua Perusahaan Terbatas yang mengklaim sebagai pengelola resmi Persija sempat memunculkan wacana untuk dilakukan merger. Namun ternyata niat itu mendapat kecaman dari ikon Persija yang sekaligus menjabat sebagai kapten timnas, Bambang Pamungkas.

Pemain bernomor punggung 20 itu tidak rela klub yang dibawanya menjadi juara Liga Indonesia 2001 itu digabungkan dengan sebuah klub yang baru seumur jagung.

"Kalau ada wacana Persija akan dimerger, saya orang pertama yang menolak," ujar Bambang Pamungkas saat peluncuran tim Persija, Kamis sore (22/11/2011).

"Saya tidak rela klub yang saya sudah bela selama 10 tahun dan memiliki sejarah panjang, dengan mudah digabungkan dengan tim yang baru berumur lima bulan," tegas sang kapten.

Ketika ditanya menyangkut kesiapan tim Persija jelang bergulirnya ISL Desember mendatang, BP menjelaskan bahwa saat ini "Macan Kemayoran" dalam kondisi siap tempur.

"Dari segi persiapan, kami sudah baik dan kami juga memiliki pemain-pemain yang punya daya saing bagus. Tim ini sudah sangat siap untuk tampil di ISL," paparnya.

Ketika ditanya mengenai target musim ini, Bambang menjawab: "Empat musim terakhir kami masuk lima besar dan musim ini saya juga yakin bisa masuk lima besar, semoga bisa lebih bagus," tukas BP.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Lainnya