Showing posts with label pasoepati. Show all posts
Showing posts with label pasoepati. Show all posts

Monday, January 16, 2012

Foto Aksi Pasoepati di Magelang

Kemenangan 2-3 tim Persis Solo atas tuan rumah PPSM Kartika Nusantara Magelang memang terbilang sangat luar biasa. Perjuangan para pemain Persis sepanjang pertandingan, patutlah mendapat acungan jempol.

Align Left

Simolodro dan Pasoepati, karena kami bersaudara.

Selain pemain Persis, perjuangan juga tak terlepas dari peran suporter Pasoepati yang senantiasa bersorak-sorai tiada henti memberikan dukungan kepada para pemain Persis di lapangan.

Pemain ke-12 di tim Persis ini pun terus menyuarakan dukungannya meski tim yang didukungnya tengah tertinggal hingga meraih kemenangan di akhir pertandingan.

Aksi Pasoepati di tribun stadion Madya Magelang, Sabtu (14/1) kemarin, juga diabadikan dengan media fotografi melalui jepretan kamera fotografer PasoepatiNet, Adjiwae Onengisme. Kini, ijinkan kami menampilkan hasil foto aksi-aksi Pasoepati di Magelang.


Berbagai spanduk dukungan untuk tim Persis Solo.

Seperti pepatah di sepak bola, “suporter itu berada di belakang tim yang didukungnya.”


Meski tertinggal dari PPSM, suporter tak hentinya beraksi dari tribun stadion.


Di jeda pertandingan, tiada berhenti untuk beraksi.


Di sana-sini penuh dengan asap berwarna-warni. Ini bukan anarkis!


Tribun barat stadion Madya berjejal penuh sesak dengan Pasoepati.


Tak kenal lelah menggendong alat musik, demi Persis Solo.


Pasoepati : “Flare it not crime. Liberta creativo!”


Suporter juga manusia, lelah dan gelisah menunggu datangnya gol.


Satu warna berbeda diantara ribuan merah Pasoepati. Thanks, Slemania!


Presiden Pasoepati Bimo Putranto, buktikan janjinya pimpin Pasoepati ke Magelang.


Nyala membara di tribun. Terus dan terus hingga akhir pertandingan.

sumber : pasoepati.net

Thursday, March 17, 2011

Selamat Datang Perdamaian Suporter Indonesia


Pasoepati Sudah Saatnya Tidak Menganut Faham Blok Suporter.

Pada era Arseto, Solo – Yogya sudah ada friksi, namun masih biasa terjadi saling kunjung suporter pada laga tandang. Sampai akhirnya terjadi peristiwa ketika puluhan ribu pasoepati nglurug ke yogya yang menyebabkan suporter tuan rumah tidak kebagian tempat duduk.

“Merasa terusir” dari rumah sendiri, BM melakukan aksi serangan dari luar stadion, dan pertandinganpun tidak dapat dilanjutkan karena pasoepati meski turun ke lapangan untuk menyelamatkan diri.

Pasoepati adalah suporter pertama yang berani masuk ke Tambaksari (Kandangnya Bonek). Hasil seri 2-2 membuat bonek kecewa atas performa tim-nya dan menjadikan pasoepati sebagai luapan kekecewaan sehingga meski tertahan di lapangan beberapa saat meski kedatangannya mendapat sambutan hangat.

Hingga akhirnya terjadi peristiwa sungguh tragis di final divisi I yang menyebabkan permusuhan bonek-pasoepati berkepanjangan. Atas berkat rohmat Alloh, perbaikan hubungan pasoepati – bonek sudah dimulai.

Insiden Manahan, ketika panser biru harus tertahan sekian lama di stadion adalah titik balik hubungan pasoepati-panser biru menjadi permusuhan berkepanjangan. Alhamdulillah sekarang sudah bisa membaik.

Pasoepati – Viking adalah permusuhan ikutan, bukan karena terjadinya gesekan antara pasopeati – viking secara langsung. Kesekawanan Viking – BM – Bonek menciptakan poros permusuhan dengan pasoepati yang sering diidentifikasi memiliki kesekawanan dengan the jack (seteru viking) dan aremania (seteru bonek).

Atas nama perbaikan prestasi sepak bola Indonesia, suporter bisa mengambil peran strategisnya dengan menciptakan perdamaian di sepak bola. Kreatifitas DPP dari setiap kelompok suporter untuk melakukan konsolidasi antar suporter dan melakukan pembinaan nir kekerasan pada anggota-anggotanya adalah unsur utama untuk mencipta perdamaian antar suporter.

Pasoepati sebagai kelompok suporter yang rajin melakukan tour untuk mendukung tim-nya dapat menjadi inisiator pembaharuan suporter. Yaitu, dengan mengembangkan sikap bijak dalam merespon setiap gesekan. Pasoepati tidak akan dikatakan BANCI apabila memiliki visi yang jelas untuk menebar anti-anarkisme, meskipun tidak meladeni setiap bentrokan yang diterimanya dari suporter lain.

Sebaliknya, Pasoepati akan semakin besar namanya….REVOLUSI MEMANG MEMBUTUHKAN PIHAK – PIHAK YANG RELA MENJADI BAMPER UNTUK MENGAWALI DAN MENGAWALNYA…

sumber :pasoepati.net

Artikel Lainnya