Showing posts with label Juventus. Show all posts
Showing posts with label Juventus. Show all posts

Wednesday, December 14, 2011

Ultras Roma - Juventus

Roma:

Juventus:

sumber : www.lamiaroma.it

Thursday, November 10, 2011

Happy Birthday Pinturicchio!

Rabu 9 November kemarin legenda hidup Juventus berulang tahun ke-37, Alessandro Del Piero. Tahun dan dekade berganti, Il Pinturicchio kini sudah memasuki garis horison karir emasnya.

Mengingat kembali gol-gol Del Piero, berikut videonya…

Happy Birthday Pinturicchio!

sumber :http://catatanbola.com

Sunday, August 14, 2011

'Bianconeri sejak 1903' : Sejarah hitam-putih antara Notts County dan Juventus

Di seluruh dunia, Juventus dikenal karena pemain-pemain juaranya, raihan trofinya, dan terutama karena warna mereka. Hitam-putih (Bianconero) telah menjadi trademark tersendiri bagi Juventus, yang seolah telah menjadi karakter tersendiri untuk menggambarkan Juventus.

Namun, kombinasi warna ini sebenarnya tidak berumur selama 114 tahun berdirinya klub ini. Ketika pertama kali Juventus berdiri, pada 1 November 1897 – dan sampai pada tahun-tahun awal abad ke-20, tim ini menggunakan seragam dengan warna tradisional pink, atau lebih lengkapnya, kemeja berwarna pink dengan dasi berwarna hitam dan celana hitam, sesuai dengan peraturan berpakaian saat itu.







Seragam pertama Juventus saat berdiri hingga 1903




Dan menurut legenda, pada tahun 1903, terjadilah titik balik tersebut, salah satu rekanan dari pemain di tim saat itu, John Savage, dipercaya untuk mencari pembuat seragam yang lebih profesional. Ia dimintai bantuan untuk memesan seragam langsung dari “rumah lahirnya sepakbola” yaitu Inggris, namun, tanpa spesifikasi yang jelas. Dan disinilah kemudian sejarah “Bianconeri’ terjadi, seperti yang dituliskan oleh Giuseppe Sergi dalam bukunya Juvecentus. La mostra del Centenarioyang diterbitkan pada tahun 1997, untuk memperingati 100 tahun berdirinya Juventus. “Salah satu penjual dari Nottingham – ujar Sergi – yang merupakan teman dari rekanan yang tergabung dalam proyek pencarian produsen seragam ini, terpilih sebagai supplier. Ia kemudian malah mengirimkan ke Italia seragam yang sudah jadi milik Notts County, salah satu klub yang dekat dengan Nottingham Forest di kota tersebut. Seragam ini memiliki garis-garis vertical hitam-putih dan, menurut ingatan rekanan tersebut, sebenarnya dilihat dengan penuh keraguan (warna putih awalnya dikira warna pink pucat). Bagaimanapun juga, pikiran praktis akhirnya berbicara, seragam sudah terlanjur dikirimkan ke Turin, dan anggapan telah memperoleh seragam yang berbahan lebih baik dan sangat ‘Inggris’ mengalahkan semua kesalahan. Dan sejak saat itulah, seragam paling populer di Itali lahir, tanpa adanya rencana yang besar atau pertimbangan yang matang. Kebetulan, dua warna yang berbeda ini justru menunjukkan kecocokan dengan karakter utama dari Juventus : pendukung yang vocal dan karakter yang elit.”







Juventus saat pertama mengenakan seragan 'Bianconeri'




Terdapat beberapa kenangan membahagiakan yang berhubungan dengan warna Juventus. Pada tahun 1905, dua tahun setelah dikenakannya seragam ‘hitam-putih’, tim berhasil meraih gelar pertama mereka, yang pertama dalam sejarah panjang tim sejak berdiri pada 1897.





Juventus dalam jersey hitam-putih dan pink pada 1905-an







Juventus 2011-2012





Bahkan hingga hari ini, 108 tahun kemudian, Juventus berhutang takdir mereka pada kesalahan yang muncul dalam sejarah tersebut. Dan terutama kepada Notts County. Dan tamu mana yang lebih baik dari mereka untuk merayakan momen bersejarah lainnya dalam peresmian Stadion Baru Juventus?? Untuk sebuah laga dalam “Hitam dan Putih”.











Notts County










Juventus

Monday, August 8, 2011

Juventus Training Match


sumber : juventus.com

Sunday, June 12, 2011

Juventus Tawar Carlos Tevez €35 Juta

Juventus sepertinya sudah mempunyai rencana baru jika gagal mendapatkan Gokhan Inler, Alexis Sanchez dan Giuseppe Rossi. Manajemen Bianconeri kini sedang membidik Carlos Tevez, dan menyiapkan dana hingga €35 juta untuk striker Manchester City itu.

Nama Tevez sudah memanaskan busra transfer musim panas. Di lain sisi, Juventus sedang memperbaiki skuadnya setelah gagal berkompetisi di Eropa pada musim 2011/12. Sejumlah buruan yang masuk daftar belanja pun sepertinya memilih untuk bergabung dengan klub lain.

Dilansir Corriere dello Sport, direktur Beppe Marotta kini mengalihkan perhatian secara penuh untuk mendapatkan Tevez, yang telah menyatakan tidak senang berada di Manchester, dan kemungkinan hijrah ke klub lain di Eropa atau Argentina.

Manajemen Juventus dikabarkan sudah sanggup mentransfer Tevez dengan nilai €35 juta. Hanya saja, Juventus kemungkinan akan memangkas gaji Tevez yang mencapai €6 juta per musim.
sumber: Goal.com

Monday, May 30, 2011

39 bintang di Stadion baru

39 bintang di Stadion baru
Juventus Football Club akan mengenang 30 korban yang tewas di Heysel, pada malam final Piala Champions tanggal 29 Mei 1985 di Brussels.

Di area dimana Bintang yang ditujukan untuk kapten pada malam tragis tersebut, Gaetano Scirea, yang terletak di Tribuna Est, akan ditambah 39 bintang baru. Tiap bintang mewakili korban pada malam tersebut dan di bawah nama korban akan terukir tulisan 'Heysel, 29-5-1985'.

Pada hari biasa (di luar saat ada laga), area tersebut dapat digunakan untuk mengadakan acara ataupun peringatan, dengan persetujuan dari Juventus Football Club.
sumber : juventus.com

Wednesday, May 25, 2011

Youngster Juventus Bangga Cetak Gol Ala Beckham

Manuel Giandonato/ Getty Images
Manuel Giandonato/ Getty Images

Gary Neville harus merasakan sedikit kecewa pada partai perpisahan di Old Trafford. Pasalnya, gara-gara gol yang dicetak pemain muda Juventus, Manchester United yang dipimpin Neville harus menderita kekalahan 1-2, (24/5).

Aktor yang menodai partai testimonial Neville tersebut adalah Manuel Giandonato. Gelandang berusia 19 tahun itu mencetak gol melalui tendangan bebas melengkung dari sudut sempit.

Menariknya lagi, Giandonato mencetak gol tersebut di depan legenda Man United, David Beckham, yang juga dikenal sebagai maestro tendangan bebas. Kebanggaan pun terpancar dari wajah Giandonato sesaat setelah mencetak gol ala Beckham.

"Aku mencetak gol seperti Beckham, tapi sebelum Beckham bisa melakukannya," canda Giandonato. "Dalam karier sejauh ini, aku belum mendapat kesempatan untuk bersinar. Semalam aku mendapat kesempatan. Sangat menyenangkan mencetak gol indah di stadion ini. Di sini udara yang kita hirup adalah udara sepak bola."

Giandonato sendiri sudah melakoni debutnya di Serie-A pada 6 Februari lalu, saat menggantikan kapten Juve, Alessandro Del Piero. Dengan kemampuan tendangan bebas apik, bukan tidak mungkin pemain produk binaan primavera Juventus itu bakal menjadi penerus sang kapten sebagai spesialis bola mati di Turin. (Irawan)

Video tendangan bebas indah Manuel Giandonato ke gawang Manchester United:

Del Piero: "Bermain di sini adalah selalu menarik

Game lain di Old Trafford, yang lain tepuk tangan berdiri. Di Manchester, Alessandro Del Piero telah selalu disambut, karena juara selalu menikmati penghargaan dan penghormatan di stadion itu, terlepas dari baju mereka.
Kapten mencintai suasana lapangan bahasa Inggris dan ingin menghidupkan kembali itu di stadion baru, rumah Bianconeri berikutnya: "The Old Trafford sempurna merupakan Manchester semangat United - berkomentar Del Piero - Saya berharap untuk menemukan perasaan yang sama di stadion baru kami. Setiap kali saya kembali ke bidang ini, saya merasakan campuran emosi. Selain itu, aku selalu senang meninggalkan lapangan sementara masyarakat adalah bersorak Anda. Neville? Dia model, saya senang telah dapat berpartisipasi dalam perayaan perpisahannya. "



sumber : Juventus.com

Andrea Pirlo Gabung Juventus

Kabar kepindahan Pirlo ke Juve akhirnya menjadi kenyataan. Pemain veteran dan legenda Milan ini benar-benar hengkang ke Turin.

Menurut situs resmi Juve, Pirlo sudah menyetujui kontrak yang berlaku mulai 1 Juli 2011 sampai 30 Juni 2014. Gelandang berusia 32 tahun itu didatangkan dari Milan tanpa nilai transfer karena kontraknya sudah berakhir pada musim panas ini.

"Andrea Pirlo sekarang sudah resmi menjadi pemain Juventus terhitung mulai tanggal 1 Juli 2011 sampai 30 Juni 2014. Ia sudah menjalani tes medis dan memenuhi ketentuan lainnya di Fornaca dan Sports Medicine Centre di Torino,'" demikian bunyi pernyataan di situs resmi Juve.

Beberapa waktu lalu, GOAL.com secara eksklusif sudah mendapatkan kabar kalau Pirlo dipastikan akan bergabung dengan Juve.

Pirlo sudah sepuluh tahun memperkuat Milan dan juga pernah memperkuat Brescia dan Inter Milan. Selama di Milan, hampir semua gelar bergengsi sudah pernah diraih Pirlo, termasuk Serie A Italia dan Liga Champions.
sumber : goal.com

Tuesday, May 24, 2011

Memorial Delpiero di Old Trafford

Musim Serie A telah berakhir saat laga melawan Napoli tadi malam, namun musim Juventus belum sepenuhnya berakhir. Pagi ini Bianconeri menjalani sesi latihan ringan dan siap untuk melakukan perjalanan terakhir.

Tepatnya, pada hari Selasa tim akan bertolak ke Manchester untuk menghadapi United. Laga yang menjadi laga perpisahan dari Gary Neville, kapten bersejarah dari Red Devils ini, akan berlangsung di Old Trafford.

Bagi Neville, untuk menyampaikan perpisahan terakhirnya kepada para fans United, Ia sangat ingin mengakhirinya dengan berlaga melawan Juventus, untuk mengenang pertemuan-pertemuan bersejarah dengan Bianconeri yang telah ikut menandai karir sepakbolanya yang luar biasa. Dan pada besok malam pukul 20.30 Waktu Italia, 19.30 Waktu Inggris, atau Rabu dinihari pukul 01.30 WIB, United dan Juve akan kembali saling berhadapan dalam sebuah laga yang akan menghibur para penggemar sepakbola.

Sebanyak 22 pemain akan bertolak menuju Manchester. Berikut adalah daftar pemain yang dibawa oleh Del Neri :


1 Buffon
2 Motta
3 Chiellini
4 Melo
7 Salihamidzic
8 Marchisio
10 Del Piero
13 Manninger
14 Aquilani
15 Barzagli
17 Traore
19 Bonucci
20 Toni
23 Pepe
25 Martinez
27 Krasic
29 De Ceglie
30 Storari
32 Matri
36 Giandonato
37 Boniperti
43 Sorensen



sumber : Juventus.co.id

Monday, May 23, 2011

Del Piero: Para Pemain dan Fans Sama Kecewanya

Impian Juventus untuk berlaga di kompetisi Eropa pada musim depan sudah kandas, setelah bermain imbang dengan skor akhir 2-2 saat Juve menghadapi Napoli pada laga yang berlangsung di Turin, Minggu (22/5) waktu setempat.

Kegagalan Juve untuk berlaga di kompetisi Liga Europa pada musim depan, semakin menegaskan musim buruk yang sudah dijalani oleh awak the Old Lady tersebut.

Meskipun musim ini harus berakhir dengan buruk, tapi pemain veteran Juve, Alessandro Del Piero, tetap optimis dan berharap Juve mampu memberikan performa yang lebih baik lagi pada musim depan.

"Banyak hal tidak berjalan seperti seharusnya, dan kini kami harus membayar hal itu," keluh Del Piero setelah pertandingan, seperti dilansir laman resmi klub, juventus.com. "Para penggemar merasa sangat kecewa, dan kami juga merasakan kekecewaan yang sama seperti mereka," imbuhnya.

"Hasil yang diraih tidak seperti yang diharapkan. Tahun depan kami akan memulai lagi memikirkan mengenai musim ini, yang tidak akan kami ulangi lagi," jelasnya.

Sedangkan penyerang Juve yang dipinjam dari Cagliari, Alessandro Matri, mengungkapkan kalau para pemain merasa kecewa dengan hasil yang mampu diraih klub pada musim ini.

"Kami semua merasa sangat kecewa dengan musim yang sudah kami lalui. Tahun ini kami hanya mengalami kegetiran saja, tapi tahun depan, kami ingin mendapatkan kepuasan," ujar Matri.

"Sedangkan saya cukup senang dengan pencapaian yang berhasil saya raih dan saya berharap dapat tetap berada di sini, tapi menyadari hasil yang kami raih di musim ini, saya tidak bisa merasa cukup puas," tambahnya.

Juventus menyelesaikan musim ini dengan raihan 58 poin dan berada di peringkat tujuh klasemen Liga Serie A, terpaut satu tempat untuk berlaga di kompetisi Eropa pada musim depan.

sumber : .bolanews.com

Friday, May 20, 2011

17 Mei 1987, Platini ucapkan perpisahan

17 Mei 1987, Platini ucapkan perpisahan
17 Mei 1987 adalah salah satu hari yang menyedihkan bagi fans Bianconeri. Michel Platini mengenakan seragam Juventus untuk terakhir kalinya sebelum pensiun dari dunia sepakbola.
Juventus menjamu Brescia di Stadion Comunale pada laga terakhir musim tersebut. Di tengah hujan deras pada sore itu, tim asuhan Marchesi memenangkan laga dengan skor 3-2 melalui gol dari Serena, Brio dan Ivano Bonetti.

Platini mengakhiri hubungannya dengan klub ini dalam sebuat statistik yang sangat mengagumkan. Dalam 224 laga, Ia mencetak 104 gol. Kecemerlangannya mencetak gol menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak liga selama tiga musim berturut-turut dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap klub : dua scudetto, satu Coppa Italia, satu Piala Champions, satu Piala Interkontinental, satu Piala Super Eropa, satu Piala Cup Winners dan satu Piala Dunia antar Klub
sumber : Juventus.com

Sunday, May 15, 2011

Michel Bastos: Saya Ingin Ke Juventus

Michel Bastos, left-back Olympique Lyon, menegaskan keinginnya meninggalkan Ligue 1 dan merumput di Serie A bersama Juventus.

"Sebagai pemain, saya harus selalu meningkatkan kemampuan diri. Itulah sebabnya saya menganggap ketertarikan Bianconeri terhadap saya merupakan penghargaan," ujar Bastos kepada Tuttosport.

"Saya kira telah tiba waktunya bagi saya untuk mengubah suasana. Keluarga saya juga ingin menikmati sensasi baru," lanjutnya.

Sejak musim lalu Bastos selalu dikaitkan dengan Juventus, tapi baru kali ini pemain asal Brasil itu menegaskan keinginannya.

Bastos masih terikat kontrak dua musim dengan Lyon, dan hanya bisa pindah jika klubnya saat ini tergiur tawaran Bianconeri dan melepasnya. Jika tidak, Bastos mungkin harus membujuk pemilik Lyon.

Bastos juga tidak peduli Juve tidak akan bermain di Liga Champions, atau Liga Europa musim depan. Yang ia inginkan hanya pindah ke Serie A dan bermain di Turin.

"Saya tidak peduli. Saya hanya ingin pindah, karena sudah saatnya bagi saya untuk pindah," katanya.

"Saya juga tidak ingin pindah ke klub lain di Ligue 1," demikian Bastos.

Menurut Bastos, impiannya sejak lama adalah bermain di Italia atau Spanyol. Ia tidak tertarik merumput di Liga Primer atau Bundesliga.

"Saya dan istri ingin Lucas, putra kami, tumbuh di negara yang bersuasana lebih Latin," Bastos mengakhiri.

Saturday, May 14, 2011

Juventus Naikkan Anggaran Belanja

Dewan direktur Juventus berencana menaikan anggaran belanja musim panas dari €100 juta menjadi €120 juta.

Corriere dello Sport melaporkan Bianconeri tidak ingin kehilangan satu pun buruannya, dan akan coba terlibat dalam perang harga di pasar transfer.

Surat kabar itu mengungkapkan Juventus menempatkan Sergio Aguero di posisi teratas dalam daftar pemain yang akan dibeli. Diikuti oleh striker Real Madrid Karim Benzema, Neymar -- penyerang asal Brasil yang kini memperkuat Santos -- left-back Lyon Michael Bastos, dan Fernando -- gelandang FC Porto.

Pirlo, yang akan meninggalkan AC Milan dengan status free trasnfer, juga akan dibujuk dengan gaji tinggi.

Aguero akan menjadi pemain pertama yang diboyong ke Turin. Bianconeri dipastikan akan memulai upaya ini pada pekan pertama pasar transer.

Memang tidak mudah mendapatkan pemain asal Argentina itu, karena Atletico Madrid akan coba mempertahankannya. Di sisi lain, Real Madrid juga akan berusaha memboyongnya dari Vicente Calderon.

Juventus yakin anggaran €120 juta lebih dari cukup untuk membawa semua pemain yang
diinginkan.
sumber :Goal.com

Sunday, May 8, 2011

Kans Juventus Ke Liga Champions Hanya 40 Persen

Dengan berada di posisi tujuh, tertinggal empat angka dari penghuni batas bawah zona Champions dan kompetisi Serie A Italia yang menyisakan tiga laga lagi, kans Juventus untuk bisa lolos ke kompetisi antarklub terbaik musim depan terbilang kecil.

Adalah Alessandro Matri yang menilai demikian. Striker anyar Juventus itu menilai kans timnya menembus zona Champions hanya 40 persen.

"Saya bisa bilang hanya itulah kesempatan kami untuk lolos ke Liga Champions, karena sayanya semua tidak hanya bergantung kami sendiri. Tapi saya memiliki keyakinan," tandasnya.

Hasil pertandingan Lazio, Udinese dan Roma memang memegang peran penting sukses tidaknya Juventus merangkak naik ke posisi empat besar. Pekan ini Juventus akan meladeni Chievo.

"Sekarang yang bisa kami lakukan adalah memenangi tiga laga sisa dan berharap tim lain kehilangan angka. Kami akan berjuang sampai akhir," paparnya.
sumber : Goal.com

Tuesday, May 3, 2011

Gol di menit akhir menangkan Bianconeri

Sebuah performa defensif dan penyelesaian yang tajam menjadi menu utama dari kesuksesan malam tadi, dan menjadikan Juventus dua kali mengalahkan Lazio musim ini serta menjaga ambisi mereka di ajang Eropa tetap hidup. Determinasi dan daya juang terlihat dari beberapa kali usaha menyerang, dan ditentukan oleh Pepe di menit-menit akhir laga.

Luigi Del Neri melakukan dua pergantian dari saat melawan Catania. Pepe menggantikan Marchisio di sayap kiri, yang harus absen karena menderita bengkak di kakinya usai laga melawan Catania Minggu lalu. Chiellini kembali bermain setelah harus absen selama satu bulan, dan Bonucci harus berada di bangku cadangan. Pelatih Lazio Edy Reja dipaksa untuk melakukan perubahan taktik setelah Mauri terkena sanksi larangan berlaga, namun memperoleh kembali Matuzalem yang absen pada saat kalah 2-1 melawan Inter pekan lalu.

Adalah tim tuan rumah yang terlebih dahulu memberikan ancaman secara tentatif di periode awal laga, dan kedua tim belum dapat menikmati penguasaan bola yang konsisten. Zarate memberikan asa bagi Lazio pada menit ke delapan saat tendangan kerasnya ternyata hanya membentur mistar gawang Buffon. Lima menit kemdian Lazio kembali memberikan ancaman, Ledesma mengolah bola dan dengan kaki kirinya melakukan tendangan jarak jauh yang hanya bisa melebar.

Peluang terbaik Lazio untuk mencetak gol pembuka datang pada menit ke 27, saat Brocchi tidak terkawal di depan gawang, namun sundulannya masih meleset dari gawang Buffon. Juventus menolak untuk menyerah dan memilih untuk bertahan dengan keras, sementara tim tamu terus menikmati peluang-peluang mereka untuk memecah kebuntuan. Lichsteiner menyebabkan beberapa masalah bagi pertahanan Juventus dengan energi yang seolah tak terbatas dan terus menyerang melalui sisi kanan, namun kombinasi dari Barzagli dan Chiellini dapat meredamnya.

Buffon juga tampil dengan gemilang malam tadi, dengan menahan tendangan Floccari dari jarak dekat pada menit ke 34. Tidak lama sesudahnya, giliran Bianconeri yang membuka peluang untuk mencetak gol pembuka. Barisan pertahanan Lazio gagal mengawal Del Piero yang kemudian mengumpankan bola ke dalam area penalti dan Matri melakukan tendangan jarak dekat namun masih dapat diselamatkan oleh Muslera. Felipe Melo juga menciptakan peluang empat menit sebelum laga babak pertama usai, namun tendangan keras dari jarak jauhnya yang memanfaatkan bola muntah dari tendangan Del Piero hanya dapat melintasi mistar gawang.

Bianconeri bermain lebih baik di awal babak ke dua, dengan Matri hampir saja mencetak gol pada menit ke dua, saat memanfaatkan umpan silang dari Grosso namun masih dapat diselamatkan oleh Muslera. Felipe Melo kembali memberikan serangan dari lapangan tengah, namun tendangan kaki kirinya memanfaatkan umpan dari Del Piero masih dapat ditangkap oleh Muslera.

Saat laga mulai berjalan seimbang, dengan kedua tim saling menyerang untuk mencetak gol kemenangan, Buffon kembali memperoleh ancaman pada menit ke 69 saat harus menyelamatkan gawangnya dari tendangan kaki kanan Hernanes dan menghasilkan tendangan sudut.

Momen perubahan laga pun tiba di sepluh menit menjelang laga usai. Ledesma terpaksa menghentikan Felipe Melo dengan takling keras saat gelandang asal Brazil tersebut berlari kencang untuk menyerang. Mazzoleni pun tanpa ragu memberikan kartu kuning ke dua bagi gelandang bertahan Lazio tersebut dan tim tuan rumah pun harus bermain dengan sepuluh orang.

Juventus pun mulai menikmati keunggulan jumlah pemain mereka, dan Salihamidzic masuk bersama Toni menggantikan Motta dan Matri, untuk mencari lebih banyak peluang berbahaya dari sisi kanan. Salihamidzic pun sempat memberikan ancaman melalui umpan-umpan dengan kaki kanannya ke dalam area.

Tiga menit menjelang waktu normal berakhir, sebuah umpan yang baik datang dari sisi kanan dan Pepe dengan baik memberikan tendangan yang tidak terlalu keras namun berhasil melewati Muslera, menjadikan Bianconeri unggul 0-1. Bianconeri mulai bertahan, disamping tetap terus menekan dan sempat mengalami banyak serangan di menit-menit akhir. Perayaan kegembiraan pun tidak dapat dihentikan saat peluit akhir dibunyikan.

Chievo akan bertandang ke Turin pekan depan, dan akan menghadapi Juventus yang sedang kembali bangkit demi asa di kompetisi Eropa.

Serie A 2010/11 – Pekan 35
Stadion Olimpico, Roma
Senin, 2 Mei 2011
LAZIO-JUVENTUS : 0-1
GOL : 87’ Pepe

LAZIO : Muslera, Lichsteiner, Biava (77’ Scaloni), Garrido, Dias, Hernanes, Matuzalem, Ledesma, Brocchi (88’ Kozac), Floccari, Zarate (84’ Bresciano). Cadangan tidak dimainkan : Berni, Gonzales, Rocchi, Del Nero. Pelatih : Reja.

JUVENTUS : Buffon, Motta (70’ Salihamidzic), Chiellini, Barzagli, Grosso, Aquilani, Melo, Krasic, Pepe, Del Piero (90+2’ Bonucci), Matri (70’ Toni). Cadangan tidak dimainkan : Manninger, Traore, Sorensen, Giandonato. Pelatih : Del Neri.

WASIT : Mazzoleni asal Bergamo
KARTU KUNING : 23’Grosso, 38’Ledesma, 68’ Pepe, 72’ Salihamidzic, 80’ Ledesma
KARTU MERAH : 80’ Ledesma
berikut video :





Bekuk Lazio, Juventus Jaga Peluang Ke Liga Champions

Gol Simone Pepe jelang laga berakhir menyegel kemenangan Juventus atas tuan rumah Lazio yang mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain karena gelandang andalan mereka, Cristian Ledesma diusir wasit, hanya sepuluh menit sebelum bubaran.

Juventus tahu betul hanya kemenangan atas Lazio yang akan menjaga peluang mereka meraih satu tiket ke babak kualifikasi Liga Champions musim depan, namun justru tuan rumah memulai pertandingan dengan baik.

Di awal laga, tangan pemain yang baru saja sembuh dari cedera Giorgio Chiellini menyentuh bola di kotak terlarang, namun wasit menilai tangan bek tangguh Juve itu tidak sengaja menyentuh bola dan memutuskan tidak menunjuk titik putih.

Biancoceleste kemudian mengurung pertahanan Juve dan beberapa kali mendapat peluang mencetak gol melalui aksi Christian Brocchi, Hernanes dan Sergio Floccari, tetapi Lazio tak kunjung mengoyak gawang. Sementara itu Juventus baru mendapat peluang emas pada menit 36. Lichsteiner salah mengatisipasi bola Alessandro del Piero hingga membuka peluang bagi Alessandro Matri untuk mencetak gol, namun kiper Nando Muslera dengan sigap menyelamatkan gawangnya.
Jelang babak pertama berakhir, Del Piero lagi-lagi memperlihatkan kepiawaiannya mengolah si kulit bundar dengan melewati dua pemain bertahan Lazio sebelum memberikan umpan manja pada Felipe Melo, sayang bola hasil tendangan gelandang Brasil itu melambung jauh di atas mistar gawang.

Juventus langsung mendapat kesempatan mencetak gol sesaat setelah interval kedua pertandingan bergulir. Aksi Grosso dan Matri di kotak terlarang Lazio sangat merepotkan dan hanya bisa dihentikan oleh aksi heroik Muslera.

Tidak mau kalah, Lazio mencoba bangkit dan memberi perlawanan. Pada menit 66 Lazio kembali harus dikecewakan wasit. Kerjasama manis Floccari dan Zarate harus dihentikan tekel Chiellini. Meski tidak terjadi benturan keras, tayangan ulang memperlihatkan bek Juventus itu menyentuh kaki bukan bola, namun wasit tetap berpendirian menolak klaim penalti dan mengeluarkan isyarat play on.

Ketika waktu normal menyisakan sepuluh menit, Ledesma harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua karena melakukan tekel terhadap Melo. Sebelumnya pemain asal Argentina itu diganjar peringatan oleh wasit ketika menghadang Del Piero di babak pertama.

Bermain dengan sepuluh pemain memaksa Edy Reja menarik Mauro Zarate dan menggantikannya dengan Mark Bresciano. Keputusan ini sontak mengundang cemoohan dan kemarahan dari pendukung tuan rumah.

Rasa kecewa fans Lazio semakin memuncak, ketika Juventus sukses mencuri gol kemenangan hanya tiga menit sebelum bubaran. Umpan manis Hasan Salihamidzic diberi sedikit sentuhan oleh Luca Toni sebelum Pepe melepaskan tendangan yang tidak bisa dihalau Muslera.
sumber: Goal.com

Saturday, April 30, 2011

Sebuah Hadiah Spesial Dari Sony Ericsson

Mungkin hari ini merupakan hari pasca paskah, namun hari ini lima pemain Bianconeri mendapatkan hadiah. Matri, Krasic, Chiellini, dan Marchisio mendapatkan kejutan spesial dari Sony Ericsson.
Sebuah Hadiah Spesial Dari Sony Ericsson
Lima pemain Juventus ini menjadi bintang dalam video peluncuran Juventus.com versi terbaru, mereka menerima "Xperia Play Mobile, handphone Smartphone Android TM pertama yang disertifikasi oleh Playstation TM. sudah diuji cobakan di saat syuting berlangsung.

Hadiah spesial ini langsung diberikan oleh Maurizio de Palma di Vinovo. Beliau adalah Direktur bidang pemasaran Sony Ericsson Mobile Comunnication.

Lazio vs Juventus

Sebanyak 66 kali Juventus dan lazio bertemu di Roma, Juventus sedikit lebih unggul dibandingkan rivalnya ini dengan 25 kali kemenangan, 17 kali imbang dan 24 kali kalah.
Lazio vs Juventus, Rekor Pertemuan
Laga terakhir di Roma memperlihatkan Juventus menang atas Lazio, saat itu Juve yang diarsiteki oleh Ciro Ferrara, menang 0-2, gol dipersembahkan oleh Caceres dan Trezeguet.

Skor yang sama juga terjadi di tahun 1934, saat itu ketika Juve menghadapi Lazio, Juve secara matematis memenangkan Liga Italia berkat gol dari Orsi dan Borel II.

Kemudian dikesempatan yang berbeda Juventus dengan kemenangan besar terjadi di tahun 1994-95, saat itu Juve menang 3-4 berkat gol dari Del Piero, sebelum disamakan oleh Marrocco, Grabbi sempat membuat keunggulan bagi tim tuan rumah, setelah itu tim asuhan Lippi kemudian membombardir lawan dengan gol dari Vialli dan Ravanelli

Juventus Menduduki Peringkat Satu Untuk Jumlah Fans di Italia

Juventus Menduduki Peringkat Satu Untuk Jumlah Fans di Italia
Menilik data dari Eurisko dan CRA, yang selalu memonitor perkembangan sepakbola, Jumlah fans Juventus mencapai 28% dari total keseluruhan fans Sepakbola di Italia, Juventus meninggalkan hampir 4 juta orang jumlah suporter dari rival terdekat.

Juventus ingin berterima kasih kepada anda terhadap dorongan yang anda telah tunjukkan.
Dedikasi ini sudah tampak secara online, 300.000 orang mengakses Juventus.com kemarin dan 1000 klik per jam unuk "suka" halaman Facebook Juventus yang baru.

Kami yang paling dicintai di Italia dan kami ingin hal yang sama terjadi pada situs kami!
Silahkan klik halaman ini:

www.facebook.com/juventus

www.juventumember.com

www.twitter.com/juventusfc

www.youtube.com/juventus

Artikel Lainnya